Mulai tanggal 1 November 2016 setiap pasien BPJS harus membawa Surat Rujukan Online dari Puskesmas atau PPK 1. Bawalah selalu surat rujukan dari Puskesmas atau PPK 1 pada saat anda berobat ke poliklinik (untuk pasien BPJS).

cholesterol200x133Apa itu Kolesterol Tinggi?

Kolesterol tinggi adalah suatu kondisi yang mengacu pada meningkatnya kadar zat lilin dalam lemak tubuh. Kolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sel-sel yang sehat, akan tetapi kolesterol juga dapat menyebabkan beberapa efek negatif jika ada dalam jumlah yang lebih besar dari apa yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi normal.

Jumlah kolesterol yang tinggi dalam tubuh menyebabkan penyimpanan lemak terbentuk dalam pembuluh darah dan berpotensi sebagai penyumbat atau penghalang, yang membuat darah lebih sulit mengalir melalui arteri. Selain itu, karena kolesterol menumpuk di dalamnya, arteri cenderung mengeras, menyebabkan suatu kondisi yang dikenal sebagai aterosklerosis. Penyakit ini menyebabkan masalah yang berhubungan dengan jantung karena membatasi aliran darah, yang mana jika tidak diobati, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung. Stroke terjadi ketika otak tidak mendapatkan pasokan yang cukup dari darah dan oksigen, sementara serangan jantung terjadi ketika jantung tidak menerima pasokan oksigen yang cukup untuk berfungsi dengan baik.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Penyebab utama dari kolesterol tinggi adalah adanya jumlah lemak yang tinggi dalam pembuluh darah. Kolesterol ada dalam darah dan, karena itu, akan berkombinasi dengan protein lain di dalam tubuh. Kombinasi protein dan kolesterol disebut lipoprotein. Jenis lipoprotein yang membawa lemak menentukan jenis kolesterol yang berbeda, meliputi:

  • Low-density lipoprotein (LDL) - Low-density lipoprotein atau LDL dikenal sebagai jenis kolesterol jahat yang menyebabkan pengerasan pembuluh darah yang mengarah ke masalah dalam aliran darah. Jenis kolesterol ini menempatkan seseorang pada risiko terbesar terkena masalah jantung atau stroke.

  • Very Low-density lipoprotein (VLDL) - VLDL mengandung sejumlah besar lemak yang disebuttrigliserida, yang dapat terikat pada protein dan menyebabkan peningkatan ukuran kolesterol LDL. Meskipun VLDL bukanlah penyebab dari masalah kolesterol tinggi, VLDL memiliki efek yang memberatkan pada seseorang yang memiliki masalah kolesterol. Dengan demikian, pasien yang memiliki tingkat VLDL yang tinggi, selain kolesterol LDL, akan memerlukan obat tambahan.

  • High-density lipoprotein (HDL) - HDL adalah jenis kolesterol yang baik bagi tubuh. HDL mengumpulkan kelebihan kolesterol dan membawanya kembali ke hati.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh, dan faktor-faktor ini dapat dikontrol dan dikelola secara terus menerus. Gaya hidup yang tidak aktif dan diet yang tidak sehat adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan peningkatan tingkat kolesterol LDL dan penurunan tingkat HDL. Meskipun penyebab paling umum kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah gaya hidup tak sehat, ada beberapa kasus di mana hal ini diwariskan atau diturunkan. Beberapa orang cenderung lebih rentan terhadap penyakit karena gen yang mereka miliki, sehingga sulit bagi darah mereka untuk menghilangkan kolesterol LDL atau karena hatinya menghasilkan lebih banyak kolesterol dari biasanya.

Gejala Utama Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala, tetapi menjadi penyebab kondisi kesehatan yang serius dan kronis lainnya seperti penyakit jantung dan stroke. Ketika arteri tertentu dan pembuluh darah mulai mengumpulkan kolesterol LDL, seseorang mungkin mulai merasakan beberapa gejala seperti sesak napas. Beberapa orang juga mungkin mengalami sakit di bagian dada setelah terkena masalah jantung yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Selain itu, kadar kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan rasa sakit di berbagai bagian tubuh, yang dapat menyesatkan seseorang untuk berpikir bahwa masalah ini tidak berhubungan dengan jantung. Ketika arteri tertentu disumbat, bagian tubuh yang terhubung ke arteri tersebut mengalami rasa sakit. Sebagai contoh, jika ada penyumbatan di arteri kaki, hal ini dapat menyebabkan rasa sakit saat berjalan. Sayangnya, gejala ini biasanya tampak setelah kerusakan terjadi. Karena kolesterol tinggi tidak memiliki gejala, tidak ada cara lain untuk mendeteksi penyakit lain selain dengan melakukan pemeriksaan darah secara teratur.

Siapa yang Perlu Ditemui dan Jenis Perawatan yang Tersedia

Semua orang dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter, melakukan tes kolesterol dasar sejak usia 20 tahun. Hal ini berguna untuk memastikan kesehatan seseorang, tentang ada atau tidaknya gejala-gejala yang sedang dialami seseorang. Kolesterol tinggi dapat dicegah dan diobati, sehingga melakukan pemeriksaan teratur akan banyak membantu dalam mencegah dan mengobati penyakit yang mungkin akan menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut. Setelah melakukan tes dasar awal, adalah baik untuk melakukan pemeriksaan ulang setidaknya sekali setiap lima tahun atau lebih sering jika hasil awal menunjukkan risiko yang lebih tinggi untuk penyakit ini. Check-up teratur dianjurkan terutama bagi orang-orang yang keluarganya memiliki riwayat kolesterol tinggi, masalah jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi, serta bagi para perokok.

Dokter-dokter saat ini menjamin bahwa pengobatan untuk kolesterol tinggi sangat berguna dan dengan demikian dapat membantu seseorang untuk meminimalkan penyakit jantung dan hidup normal. Pengobatan ini juga efektif untuk mengontrol gejala-gejala kolesterol tinggi. Walaupun tidak ada yang dapat dilakukan mengenai genetik seseorang, dan tidak mungkin untuk menghapus efek pilihan gaya hidup yang tidak sehat ketika kerusakan sudah dilakukan, pengobatan yang tepat dapat mencegah bahaya lebih lanjut. Pengobatan kolesterol tinggi secara langsung mampu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke yang mana dapat menyebabkan kematian.

Namun, pengobatan ini harus dianggap serius. Pengobatan ini dapat menyelamatkan jiwa pasien jika pasien bekerja sama dengan dokternya. Sebagai bagian dari pengobatan kolesterol tinggi, dokter menyarankan agar melakukan perubahan gaya hidup sehat, seperti makan makanan yang tepat dengan kadar kolesterol rendah dan berolahraga secara teratur. Namun, perubahan gaya hidup ini harus disertai dengan pengobatan yang tepat. Kombinasi gaya hidup sehat dan konsisten dalam mengonsumsi obat adalah pengobatan terbaik untuk kolesterol tinggi dan bahayanya. Pasien harus hati-hati ketika membahas pilihan pengobatan dengan dokter mereka. Karena pengobatan dapat bekerja secara berbeda untuk setiap orang, dokter yang mengkhususkan diri dalam manajemen masalah kolesterol yang sedang berlangsung sering membuat rencana pengobatan sesuai selera mereka, menyesuaikan dengan kebutuhan pasien dan kondisi tertentu. 

Rujukan:

  • Ravnskov U. (2003). “High Cholesterol May Protect Against Infections and Atherosclerosis.” Oxford Journals

  • Adams D. (2011). “The Great Cholesterol Myth; Unfortunate Consequences of Brown and Goldstein’s Mistake.” Oxford Journals

  • Ohashi R., Mu H., Wang X., Yao Q., Chen C. (2005). “Reverse Cholesterol Transport and Cholesterol Efflux in Atherosclerosis.” Oxford Journals

  • Green R., Kwok S., Durrington P. (2002). “Preventing Cardiovascular Disease in Hypertension: Effects of Lowering Blood Pressure and Cholesterol.” Oxford Journals

  • Humphries S.E., Talmud P.J., Cox C., Sutherland W., Mann J. (1996). “Genetic Factors Affecting the Consistency and Magnitude of Changes in Plasma Cholesterol in Response to Dietary Challenge.” Oxford Journals.

Sumber : www.docdoc.com

Social Media

Joomla templates by Joomlashine